Apa saja jenis-jenis Function Generator?

  • Analogue Function Generator (Generator Fungsi Analog) – Function Generator jenis ini adalah Function Generator yang paling pertama dikembangkan yaitu sekitar tahun 1950-an. Pada saat tersebut, penggunakan teknologi digital masih sangat terbatas. Meskipun masih menggunakan Teknologi Analog, Function Generator jenis ini memiliki beberapa kelebihan yaitu Harga yang relatif lebih murah, cara penggunaan yang lebih mudah dan sederhana.
  • Digital Function Generator (Generato Fungsi Digital) – Seperti namanya, Function Generator jenis ini memanfaatkan Teknologi Digital untuk menghasilkan bentuk gelombangnya. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk membangkitkan bentuk gelombang, namun teknik yang paling umum digunakan adalah teknik Direct Digital Synthesis (Sintesis Digital Langsung) atau disingkat dengan DDS.
    Digital Function Generator ini mampu menghasilkan bentuk gelombang dengan tingkat akurasi dan stabilitas yang tinggi karena rangkaian sistem Pewaktunya (clock) dikendalikan oleh Kristal (Crystal). Digital Funciton Generator juga mampu menghasilkan spektral yang murni (high spectral purity) dan Noise Fase yang rendah (low phase noise).
    Dengan beberapa kelebihan Digital Function Generator yang ditawarkan ini, Harga Digital Function Generator menjadi lebih mahal dan pengoperasian lebih rumit jika dibandingkan dengan Analog Function Generator.
  • Sweep Function Generator (Generator Fungsi Sweep) – Function Generator jenis ini memiliki kemampuan Sweep pada Frekuensinya. Pada umumnya, Sweep Function Generator ini menggunakan Teknologi Digital, namun ada juga yang menggunakan versi Analog. Kemampuan Sweep pada Function Generator jenis ini dapat mencapai 100:1 atau bahkan lebih tergantung pada tipe generatornya.