Moisture Meter

Menampilkan semua 3 hasil

Jual Moisture Meter Terbaik, Terlengkap dan Termurah

Pengertian Moisture Meter

Moisture Meter adalah sebuah alat uji digital yang berfungsi untuk mengukur kandungan kadar air atau tingkat kekeringan suatu bahan atau benda.

Moisture meter banyak juga disebut dengan tester kadar air. Alat ini juga dapat menghitung kelembaban dalam segala kondisi, baik terhampar, maupun dalam keadaan tersimpan disuatu tempat tertentu.

Jaminan Harga dan Pelayanan

Bagi Anda yang sedang mencari alat ukur Moisture Meter, agar selalu memperhatikan layanan after sales jangan hanya tergiur harga murah yang banyak beredar di marketplace tanpa ada layanan garansi resmi dan servis center yang jelas.

Jaminan produk orisinil dan spesifikasi yang sesuai kebutuhan di lapangan menjadi pertimbangan supaya tidak salah membeli alat pengukur secara online. Selalu pastikan keaslian produk dan servis yang janjikan penjual.

Layanan Pasca Pembelian

Kami selalu mengedepankan kepuasan pelanggan dengan layanan pasca pembelian yang optimal supaya tercipta kenyamanan dalam melakukan transaksi pembelian.

Kami memiliki tim yang handal dan profesional dalam menangani servis atau kalibrasi, jadi tidak perlu ragu lagi untuk membeli alat ukur di DSA.

Pengiriman ke Seluruh Indonesia

Darma Sakti Adiperkasa menyediakan berbagai Alat pengukuran dan Alat pengujian yang telah kerjasama dengan berbagai supplier dan distributor resmi yang tersebar dibeberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Cikarang, Tangerang, Lampung, Pontianak, Jogja, Semarang, Solo, Batam, Pekanbaru, Malang, Surabaya, Medan, Makassar, Balikpapan, Padang, Samarinda, Pelembang, Riau, Aceh, Manado, dan Bali Denpasar.

FAQ - Tanya Jawab

Moisture meter adalah alat ukur yang berfungsi untuk mengukur kandungan kadar air atau tingkat kekeringan suatu bahan atau benda seperti kayu ataupun yang lainnya.

Moisture meter banyak juga disebut dengan tester kadar air. Alat ini juga dapat menghitung kelembaban dalam segala kondisi, baik terhampar, maupun dalam keadaan tersimpan disuatu tempat tertentu.

Ada beberapa cara kerja yang dapat dilakukan untuk mengukur jumlah kandungan air yang terkandung dalam suatu zat, diantaranya yaitu:

Thermogravimetri

Cara ini dilakukan dengan beberapa tahap yakni penimbangan, pengovenan, dan pendinginan hingga diperoleh berat yang konstan.

Nilai dari kandungan air yang ditentukan dapat dilihat dari selisih berat sebelum pemanasan dan sesudahnya.

Konduktimetri

Cara inilah yang dilakukan oleh alat Moisture Meter, yaitu dengan cara elektrik.

Teknik pengukuran konduktometri didasarkan pada konduktivitas dan hantaran listrik.    

Kadar air akan berbanding linear terhadap kapasitas listrik yang anda ukur.Hantaran Listrik tersebut akan terdeteksi oleh alat yang dinamakan detect.

Contoh simulasi kerugian yang terjadi apabila anda membeli bijian dengan kadar air diatas standar rata-rata.

Misalkan untuk bijian beras yang dijual standard-nya adalah bijian beras dengan kadar air 16% dengan harga per-ton adalah Rp.7.500.000,-.

Apa yang terjadi apabila anda membeli 100 Ton beras dengan kadar air yang diukur dengan alat pengukur kadar air memunculkan data 18% ?

Itu artinya anda mengalami kerugian 2% dari keseluruhan bobot yang ada pada komoditi beras 100 ton yang anda beli, itu artinya kadar air tersebut juga menyumbang bobot pada komoditas yang anda beli sebanyak selisih persentasenya, itu terhitung hanya dari satu komoditas saja yang diukur menggunakan alat ini 9contoh diatas beras).

Padahal berapa komoditas bisnis yang anda punyai ? Jagung, beras, kopi, kakao, gandum, dan sampai dengan 36 varietas sendiri (Komoditas bijian) yang bisa diukur menggunakan alat ini.

Alat ukur kadar air ini sangat berguna untuk bidang pertanian atau perkebunan diantaranya untuk mengukur kandungan air yang terdapat pada Jagung, Kopi, Kakao, Beras, Padi, Coklat, Biji Bijian lainnya, atau kayu, tepung, bubuk, gula merah, Tembakau, Cengkeh, Tanah dan lainnya.

Cara kalibrasi moisture meter merupakan kegiatan menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur tertelusur (traceable) ke Standar Nasional maupun internasional untuk satuan ukuran dan/atau internasional dan bahan-bahan acuan tersertifikasi.

Kalibrasi dilaksanakan mengikuti referency ISO/IEC Guide 17025:2005 dan Vocabulary of International Metrology (VIM). Sedangkan hasilnya diterbitkan dalam bentuk sertifikat oleh Komite Akreditas Nasional (KAN).

  1. Berat benda yang melebihi ketentuan ukuran maksimal akan mengakibatkan moisture meter Anda sanggup menampilkan bobot barang dengan jelas. 
  2. Moisture meter memiliki sensor halus, maka jangan perlakukan kasar, goncangan dan getaran.
  3. Moisture meter jangan ditempatkan ditempat yang lembab.
  4. Pastikanlah Moisture meter Anda berada dalam suhu ruangan dengan normal.
  5. Janganlah menimbang dengan berat yang melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Hal ini dapat merusak ketahanan moisture meter anda.
  6. Matikanlah Moisture meter anda jika sudah tidak memakainya lagi karena dengan membiarkan timbangan dalam keadaan menyala terus menerus.
  7. Bersihkan moisture meter anda dari debu dan kotoran lainya. Hal ini dapat mencegah timbulnya pengeroposan pada moisture meter Anda.


Butuh bantuan? Chat WA