Fungsi Alat Ukur Thermometer dan Beberapa Jenisnya

Thermometer

Anda pasti sudah sering mendengar alat ukur thermometer, apalagi biasanya semua orang selalu menyediakan alat ukur ini di rumahnya masing-masing. Hal ini karena alat ukur tersebut bisa dipakai untuk mengukur suhu di ruangan atau badan seseorang saat sedang sakit.

Dilihat dari fungsi utama untuk mengukur suhu badan seseorang saat sedang sakit, tentu alat ini sangat dibutuhkan keberadaannya. Jadi ketika Anda memiliki anak, bisa langsung memeriksa sendiri berapa suhu tubuhnya. Kemudian Anda bisa memutuskan apa yang harus dilakukan.

Jika Anda belum pernah belajar atau mendengar apa saja jenisnya, coba pahami beberapa jenisnya berikut ini agar Anda bisa menentukan harus memiliki jenis yang mana sesuai dengan kebutuhan.

Kenali 5 Jenis Alat Ukur Thermometer

Pengukuran suhu pada ruangan dan badan seseorang penting dilakukan untuk memastikan keadaannya normal. Seperti yang Anda ketahui, manusia tidak bisa tahan di dalam ruangan dengan suhu sangat panas atau tinggi, karena hal itu akan merusak fungsi tubuh mereka.

Selain ada di rumah-rumah, alat ini terkadang juga diletakkan di ruang produksi yang suhunya cukup dingin atau lebih panas dari seharusnya. Sebagai alat untuk mengukur suhu pada ruangan atau badan seseorang, thermometer memiliki beberapa jenis yang harus dipahami. 

Termasuk badan seseorang suhunya juga tidak boleh lebih atau kurang dari 36 sampai 37 derajat. Jika kurang atau lebih, manusia bahkan bisa mati atau kejang-kejang. Itu sebabnya perlu dilakukan pengukuran untuk memastikan keadaan seseorang baik-baik saja.

Agar bisa melakukan pengukuran yang tepat, Anda harus menggunakan alat ukur suhu dengan beberapa jenis berikut ini sesuai kebutuhan. Simak rangkuman berupa poin-poin yang sudah kami buat berikut.

Oral

Thermometer oral terbuat dari tabung kaca tertutup yang di dalamnya terdapat cairan merkuri berwarna merah. Jenis oral ini cukup umum ditemukan, karena banyak orang yang memakainya untuk mengukur suhu tubuh anak. Apalagi cara memakainya untuk ukur suhu cukup mudah.

Tipe oral dipakai dengan cara meletakkan alat ukurnya di bawah lidah seseorang. Kemudian cairan merkuri berwarna merah di dalam tabung kaca akan mengembang dan mengempis tergantung pada hasil ukurannya, jika suhu tinggi akan mengembang dan juga sebaliknya.

Sesuai dengan Namanya dan cara pemakaian, tipe oral memang tidak ditujukan untuk mengukur suhu pada ruangan. Itu sebabnya orang-orang hanya memakai untuk mengukur panas pada badan seseorang saja, misalnya ketika ada anak sakit atau bisa juga untuk hewan.

Baca juga: Pengertian Thermohygrometer dan Tips Memilihnya

Thermometer infrared

Cair

Sedangkan thermometer cair adalah alat yang bisa digunakan untuk mengukur suhu pada ruangan sekaligus untuk mahkluk hidup. Tipe cair diberi nama demikian karena cara pakainya adalah dengan memasukkan cairan minyak tanah atau alcohol ke dalam tabung kacanya.

Cairan tersebut nantinya akan naik dan turun sesuai dengan pengukuran suhunya. Jadi bisa dikatakan cara kerjanya kurang lebih sama dengan tipe oral. Hanya saja, untuk mengukur panas atau dingin pada seseorang atau Binatang yang sakit tidak perlu diletakkan di bawah lidahnya.

Tipe cair memiliki kelebihan yaitu menyuguhkan hasil baca mulai dari satuan celcius dan Fahrenheit. Kelebihan ini membuat Anda tidak harus menghitung ulang jika ingin tahu berapa suhunya dalam satuan Fahrenheit. Kedua satuan ini akan ditunjukkan di samping tabung kaca.

Digital

Tipe digital juga termasuk dalam thermometer yang banyak sekali dipakai oleh masyarakat saat ini. Sesuai dengan Namanya, digital menyuguhkan hasil pengukuran dengan angka-angka digital. Sehingga semua orang yang membaca hasilnya nanti akan mudah mengerti.

Namun tipe digital biasanya tidak dipakai untuk mengukur panas atau dingin dalam ruangan. Hal ini karena tipe digital lebih ditujukan untuk mengukur suhu pada seseorang atau Binatang. Tidak heran jika banyak orang yang memiliki tipe digital ini di rumahnya masing-masing.

Cara memakainya cukup mudah dan cukup umum karena sering diperlihatkan di berbagai film. Alat ukur tipe digital ini harus diletakkan di bawah ketiak seseorang agar tahu berapa suhunya. Kemudian akan ada bunyi ketika alat ukurnya sudah selesai mengukur dan harus ditarik.

Baca juga: Pengertian Tachometer dan Contoh Pengaplikasiannya

Telinga

Jenis thermometer telinga juga tidak dipakai untuk mengukur suhu pada ruangan. Jika dilihat dari Namanya, sebenarnya pemakaian jenis alat ukur ini juga sudah jelas hanya untuk manusia saja. Namun terkadang juga masih bisa dipakai untuk mengukur panas dingin pada Binatang.

Tipe ini digunakan dengan cara memasukkan ujung alat ukurnya ke dalam telinga. Cara kerjanya adalah dengan membaca radiasi infra merah pada jaringan gendang telinga. Jadi Anda tidak harus bersentuhan dengan tubuh orang yang suhunya diperiksa jika memakai tipe alat ukur ini.

Bahkan pembacaannya juga sangat cepat jika dibandingkan jenis lain. Tipe ini bisa memberikan hasil hanya dalam 2 sampai 3 detik saja. 

Basal 

Kemudian ada juga tipe basal. Thermometer basal digunakan khusus untuk mengukur suhu pada sel telur Wanita. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah sel telur sudah mengalami pembuahan oleh sperma dilihat dari perubahan suhunya. Fungsinya khusus untuk kehamilan.

Mengukur suhu dengan beberapa jenis tersebut pasti cukup akurat asal diaplikasikan pada objek yang tepat. Anda bisa membeli beberapa jenis tersebut hanya di toko alat ukur paling lengkap seperti PT. Darma Sakti Adisaputra.

Hanya di PT. Darma Sakti Adisaputra, Anda bisa mendapatkan jenis-jenis alat ukur dengan kualitas terbaik dan tentunya harga sangat terjangkau. Jika Anda membutuhkan alat ukur seperti thermometer, segera hubungi WA 08112244828 atau email sales@darmasakti.com

Harga Thermometer Terbaru dan Terbaik