Turbidity Meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur kekeruhan atau tingkat kejernihan suatu larutan. Tingkat kekeruhan atau turbidity dapat diakibatkan oleh partikel-padatan, organik maupun anorganik, dalam larutan. Semakin tinggi kekeruhan suatu larutan, semakin banyak partikel yang terlarut di dalamnya.
Turbidity Meter bekerja dengan mengirimkan sinar cahaya melalui larutan yang akan diukur. Sinar cahaya ini akan mengalami hambatan saat melewati partikel-padatan di dalam larutan sehingga semakin banyak partikel-padatan di dalam larutan, semakin besar hambatan yang dialami sinar cahaya. Kemudian, hasil hambatan sinar cahaya tersebut akan diukur dan dikonversi menjadi nilai turbidity dalam satuan NTU (Nephelometric Turbidity Unit) atau FTU (Formazin Turbidity Unit).
Turbidity Meter banyak digunakan dalam berbagai aplikasi seperti pengolahan air dan limbah, pemantauan kualitas air, pengujian air minum, dan penelitian lingkungan. Dengan menggunakan alat ini, dapat diukur kualitas air dan dipastikan bahwa tingkat kekeruhan atau turbidity dalam air tidak melebihi batas yang aman bagi kehidupan manusia dan hewan.




























